TENISMEJA.NET – Gelaran turnamen tenis meja paling bergengsi musim panas ini, United States (US) Smash 2026, sudah di depan mata. Setelah periode penjualan khusus (Priority Ticket Sales) bagi para pemegang keanggotaan WTT Fans resmi ditutup, kini giliran seluruh penggemar tenis meja di dunia bisa mengamankan kursi mereka melalui jalur Penjualan Tiket Umum (General Ticket Sales).
Jalur tiket umum ini telah dibuka secara serentak sejak Jumat, 22 Mei 2026, mulai pukul 09.00 AM waktu setempat (Los Angeles, GMT-7).
Untuk memudahkan akses, panitia membagi kanal pembelian menjadi dua pintu. Penggemar yang berdomisili di China dapat melakukan transaksi pembelian melalui platform Damai. Sementara itu, bagi para fans internasional—termasuk para pecinta pingpong dari Indonesia—dapat mengamankan tiket resmi mereka melalui situs Maiseat.
Turnamen akbar bertabur bintang ini dijadwalkan bakal mengguncang kawasan Greater Los Angeles area, tepatnya di Ontario, Amerika Serikat, mulai tanggal 26 Juni hingga 5 Juli 2026.
Persaingan di sektor Tunggal Putra (Men’s Singles) dipastikan bakal menyajikan tensi tinggi sejak babak pertama. Juara bertahan asal China, Wang Chuqin, dipastikan turun gunung untuk mempertahankan mahkotanya.
Namun, jalan Wang Chuqin tidak akan mudah. Dua mantan juara WTT Grand Smash, Truls Moregard (Swedia) dan pemain muda fenomenal Lin Shidong (China), siap membawa daya ledak penuh guna merusak dominasi sang juara bertahan.
Tidak hanya mereka, deretan pemain top dunia lainnya juga sudah mengonfirmasi kehadiran mereka di Ontario:
-
Tomokazu Harimoto (Jepang): Juara WTT Finals Hong Kong 2025.
-
Felix Lebrun (Prancis): Pemain muda sensasional Eropa dengan gaya penholder modern.
-
Hugo Calderano (Brasil): Pemain berjuluk ‘Thrill from Brazil’ yang dikenal dengan pukulan backhand dua tangannya yang eksplosif.
-
Lin Yun-Ju (Chinese Taipei): Sang ‘Silent Assassin’ yang siap menjegal para pemain unggulan teratas.
Bergeser ke sektor Tunggal Putri (Women’s Singles), ratu tenis meja dunia sekaligus peringkat satu ITTF, Sun Yingsha, dipastikan menjadi magnet utama turnamen. Pasukan tirai bambu tampil dengan kekuatan penuh demi mengamankan dominasi, di mana Sun Yingsha akan ditemani oleh para superstar China lainnya seperti Wang Manyu, Chen Xingtong, Chen Yi, Kuai Man, dan Wang Yidi.
Sorotan juga akan tertuju pada kembalinya Zhu Yuling (Macao, China) ke tanah Amerika. Zhu mencoba mengulang kembali memori indah dan cerita dongengnya saat berhasil keluar sebagai juara di tempat yang sama pada tahun lalu.
Penantang dari luar China pun tidak kalah mengerikan. Miwa Harimoto (Jepang) datang dengan kepercayaan diri tinggi demi membidik gelar Grand Smash pertamanya usai menyabet trofi WTT Champions di Chongqing baru-baru ini. Dari benua biru, Sabine Winter hadir sebagai pemain wanita dengan peringkat tertinggi di Eropa saat ini, didampingi dua andalan benua Amerika, Adriana Diaz dan Bruna Takahashi.
Selain rilis resmi daftar pemain sektor tunggal, WTT juga resmi mengumumkan daftar peserta untuk sektor ganda (Men’s Doubles, Women’s Doubles, dan Mixed Doubles). Kejutan terbesar yang paling dinanti oleh para fans akhirnya terwujud.
Untuk pertama kalinya di kalender kompetisi musim 2026 ini, dua pemain nomor satu dunia, Wang Chuqin dan Sun Yingsha, dikonfirmasi akan kembali berpasangan di sektor Ganda Campuran (Mixed Doubles). Kembalinya duet maut peraih medali emas ini dipastikan menjadi daya tarik utama yang akan menyedot perhatian jutaan pasang mata selama 10 hari penyelenggaraan US Smash 2026.***
Sumber: WTT
