Kalahkan Suh Hyo Won, Lee Eunhye Raih Gelar Tunggal Putri di WTT Feeder Havirov 2024

Lee Eunhye. Lee Eunhye akhirnya berhasil meraih gelar Tunggal Putri di WTT Feeder Havirov 2024, setelah dua kali gagal di final sebelumnya. Ia mengalahkan unggulan teratas Suh Hyo Won dengan skor 11-5, 11-7, dan 11-8. (worldtabletennis.com)

TENISMEJA.NET – Lee Eunhye akhirnya berhasil meraih gelar Tunggal Putri di WTT Feeder Havirov 2024, setelah dua kali gagal di final sebelumnya. Ia mengalahkan unggulan teratas Suh Hyo Won dengan skor 11-5, 11-7, dan 11-8.

Sebelumnya, ia gagal di final WTT Feeder Olomouc 2022 di Republik Ceko. Kemudian, ia enjadi runner-up di WTT Feeder Varazdin 2024 di April 2024.

Hal itu tak mau diulanginya lagi. Di babak 16 besar WTT Feeder Havirov 2024 ia berhasil mengalahkan Lee Daeun.

Setelah itu, ia mengalahkan Britt Eerland dan Yuan Wan untuk mencapai final.

Di final, Lee Eunhye menunjukkan ketenangan luar biasa untuk mengalahkan Suh Hyo Won. Ia berhasil mengatasi rintangan psikologis dan trauma final sebelumnya.

Kemenangan ini menjadi gelar WTT Feeder Series pertamanya di Tunggal Putri.

“Saya sangat senang dan bersyukur. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang mendukung saya dan berterima kasih kepada Tuhan saya. Saya sangat menikmati pertandingan final. Saya suka bermain melawan gaya permainan bertahan. Senang rasanya menjadi pemenang turnamen,” ujar Lee Eunhye.

Sementara di tunggal putra, Maharu Yoshimura kembali juara. Ia mengalahkan Alvaro Robles di final Tunggal Putra dengan skor 11-2, 11-9, dan 12-10.

Kemenangan ini menjadi gelar Tunggal Putra kedua di WTT Feeder Series. ia berpeluang naik peringkat dunia tenis meja.

“Saya sangat senang dan saya ingin mengucapkan terima kasih atas dukungannya. Saya suka Republik Ceko! Tahun lalu di Olomouc saya berada di final dan saya memenangkan ganda dan tahun ini saya mampu memenangkan tunggal,” ujar Maharu Yoshimura usai laga.

“Saya tahu Alvaro sangat bagus dalam reli, jadi saya bersiap, cepat dengan kaki saya dan saya mencoba memainkan forehand sebanyak mungkin. Set kedua sangat penting karena saya melakukan comeback dengan baik. Saya senang bisa menjadi juara.”***

Sumber: worldtabletennis.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *