Host Wildcards & WTT Nominations Chongqing 2026 Resmi Diumumkan, Talenta Muda Siap Unjuk Gigi

Salah satu penerima Host Wildcard adalah Wen Ruibo, yang tampil impresif musim ini dengan menjuarai WTT Contender Muscat 2026. Salah satu penerima Host Wildcard adalah Wen Ruibo, yang tampil impresif musim ini dengan menjuarai WTT Contender Muscat 2026.

TENISMEJA.NET – Setelah kemeriahan Singapore Smash 2026 mereda, dunia tenis meja kini bersiap menyambut turnamen elite berikutnya, WTT Champions Chongqing 2026 Presented by AITO. Ajang bergengsi ini akan digelar pada 10–15 Maret di Bloomage Biotech Biohyalux ECM Arena, Tiongkok.

Sebanyak 32 pemain tunggal putra dan putri terbaik dunia akan bersaing memperebutkan trofi Champions kedua musim ini serta 1.000 poin Peringkat Dunia ITTF. Menjelang turnamen, daftar Host Wildcards dan WTT Nominations resmi diumumkan.

Salah satu penerima Host Wildcard adalah Wen Ruibo, yang tampil impresif musim ini dengan menjuarai WTT Contender Muscat 2026. Ia meraih gelar setelah menang dramatis dalam tujuh gim atas Patrick Franziska.

Wen sempat unggul tiga gim sebelum Franziska menyamakan kedudukan. Setelah kedua pemain menyia-nyiakan Championship Point, bintang muda Tiongkok berusia 19 tahun itu akhirnya mengamankan gelar senior WTT pertamanya. Ia kini menuju Chongqing sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan.

Host Wildcard lainnya diberikan kepada Shi Xunyao, juara tunggal putri di Muscat. Peringkat 15 dunia tersebut juga mencapai final ganda campuran dan semifinal ganda putri di turnamen yang sama, menandai awal musim 2026 yang gemilang baginya.

Slot WTT Nomination pertama jatuh kepada Huang Youzheng. Ia tampil konsisten dengan menjuarai WTT Feeder Doha 2026 di nomor tunggal putra, meraih gelar ganda putra di Muscat, serta menjadi finalis ganda campuran. Terbaru, bersama Lin Shidong, Huang menjadi runner-up ganda putra di Singapura.

Nama terakhir yang menerima WTT Nomination adalah Anna Hursey. Meski baru 19 tahun, ia telah hampir satu dekade berkiprah di level internasional dan dikenal sebagai atlet termuda yang pernah mewakili Wales di cabang olahraga apa pun. Di Muscat, Hursey menembus perempat final—hasil terbaiknya di ajang WTT Series sejauh ini.

Dengan kombinasi talenta muda yang tengah menanjak dan para bintang dunia yang siap bersaing, WTT Champions Chongqing 2026 dipastikan menjadi panggung lanjutan dari rivalitas sengit musim ini.

Setelah kejutan demi kejutan di Singapura, publik kini menanti apakah Chongqing akan kembali menghadirkan drama besar dan perubahan peta kekuatan tenis meja dunia.***

Source: worldtabletennis.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *