Melesat dari Kualifikasi, Yuka Kaneyoshi Raih Gelar WTT Kedua dalam 10 Hari

Yuka Kaneyoshi raih gelar juara WTT Feeder Varazdin 2026 usai tekuk Nina Mittelham. Yuka Kaneyoshi raih gelar juara WTT Feeder Varazdin 2026 usai tekuk Nina Mittelham.

TENISMEJA.NET – Dunia tenis meja internasional kembali dikejutkan oleh performa luar biasa Yuka Kaneyoshi. Hanya dalam waktu 10 hari setelah kemenangannya di Düsseldorf, pemain muda asal Jepang ini kembali merebut gelar juara Tunggal Putri di ajang WTT Feeder Varazdin 2026.

Kaneyoshi mengukuhkan dominasinya setelah menumbangkan unggulan asal Jerman, Nina Mittelham, di partai final dengan kemenangan telak 3-0 (11-7, 11-9, 11-6).

Perjalanan Kaneyoshi di Varazdin sangat mengesankan. Sama seperti performanya di Jerman awal bulan ini, ia mengawali langkah dari babak kualifikasi. Tanpa kesulitan berarti, ia melaju kencang melewati fase grup hingga babak utama.

Kejutan sempat terjadi saat unggulan utama, Sakura Yokoi, tersingkir di babak 32 besar. Kaneyoshi memanfaatkan celah tersebut dengan performa yang tak terbendung. Sebelum mengangkat trofi, ia sukses mematahkan perlawanan sengit unggulan ketiga, Maria Xiao, di semifinal melalui tiga set yang sangat ketat (12-10, 11-7, 13-11).

Ketajaman teknik dan presisi yang ditunjukkan Kaneyoshi sepanjang turnamen ini membuktikan bahwa dirinya adalah ancaman baru di panggung dunia. Secara total, ia tercatat hanya kehilangan satu game sepanjang perjalanannya menuju takhta juara di Varazdin.

Jika Kaneyoshi mempertahankan dominasinya, sektor Tunggal Putra melahirkan juara baru. Pemain asal Hungaria berusia 23 tahun, Csaba Andras, akhirnya meraih gelar WTT pertamanya bulan ini.

Perjalanan Andras menuju kemenangan tidaklah mudah. Ia sempat dipaksa bermain habis-habisan saat melakukan comeback dramatis melawan Woo Hyeonggyu di babak 16 besar. Tak berhenti di situ, ia juga sukses menyingkirkan unggulan kedua, Alvaro Robles, di babak berikutnya melalui drama lima set.

Puncaknya, Andras menunjukkan mental baja di partai final melawan unggulan utama, Kazuki Hamada. Meski sempat tertinggal 1-2, Andras mampu bangkit dan membalikkan keadaan untuk mengunci kemenangan 3-2. Gelar ini menjadi penebusan manis bagi Andras yang sebelumnya gagal di final WTT Feeder Halmstad 2024.***

Source: worldtabletennis.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *