Akhiri Kutukan Runner-Up, Natalia Bajor Rebut Gelar Juara WTT Feeder Lagos 2026

Natalia Bajor Natalia Bajor. (Dok. WTT)

TENISMEJA.NET – Penantian panjang petenis meja putri, Natalia Bajor, akhirnya membuahkan hasil manis. Setelah empat kali gagal di partai puncak, Bajor kini resmi menyandang status sebagai juara WTT setelah memenangi laga all-out yang menguras emosi melawan wakil Jepang, Asuka Sasao, di final WTT Feeder Lagos 2026.

Sebelum laga ini, Bajor kerap dijuluki “selalu menjadi pendamping, bukan pengantin” karena rekam jejaknya yang sering tersandung di final, termasuk kekalahannya di Lille beberapa bulan lalu. Namun, di kawasan Algarve kali ini, ia membuktikan mentalitas juaranya.

Langkah Bajor menuju podium tertinggi sebenarnya sudah terlihat meyakinkan sejak babak semifinal. Ia sukses menumbangkan Li Yu-Jhun—pemain asal Chinese Taipei yang pekan lalu baru saja meraih gelar internasional pertamanya—dengan kemenangan telak tiga gim langsung (11-8, 11-8, 11-7).

Namun, partai final menyajikan drama yang jauh lebih menegangkan. Menghadapi Asuka Sasao yang juga haus gelar sejak 2022, kedua pemain menyajikan duel sengit selama 55 menit.

Kejar-mengejar angka terjadi hingga gim kelima di mana kedua pemain sama-sama sempat mendapatkan Championship Point.

Keberuntungan akhirnya berpihak pada Bajor setelah pengembalian Sasao menyangkut di net pada kedudukan 12-11. Bajor pun mengunci kemenangan dramatis dengan skor akhir 12-10, 5-11, 11-8, 11-13, dan 13-11. Keberhasilan ini sekaligus menandai gelar WTT Feeder pertama dalam kariernya.

Sayangnya, kegembiraan di sektor putri tidak menular ke publik tuan rumah yang memadati Pavilhão Municipal de Lagos. Harapan fans lokal untuk melihat favorit mereka, Joao Geraldo, naik podium tertinggi harus kandas secara tragis.

Geraldo, yang turun sebagai unggulan pertama turnamen ini, dipaksa menyerah di babak final oleh Yuto Kizukuri. Pemain asal Jepang tersebut menunjukkan performa luar biasa sejak harus merangkak dari babak kualifikasi dan mengemas enam kemenangan beruntun sebelum mencapai final.

Melalui perlawanan sengit lima gim yang berakhir dengan skor 10-12, 11-9, 11-7, 10-12, dan 11-9, kegigihan Kizukuri membuahkan hasil. Kemenangan ini menjadi gelar kedua bagi Kizukuri di musim ini setelah sebelumnya berjaya di WTT Feeder Havirov 2026.***

Sumber: WTT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *