TENISMEJA.NET – Sejarah baru tercipta di panggung tenis meja internasional. Atlet tenis meja tangguh, Li Yu-Jhun, sukses mengamankan gelar juara tunggal putri (Women’s Singles) untuk pertama kalinya sepanjang karier internasionalnya dalam ajang WTT Feeder Istanbul 2026.
Petenis meja berusia 28 tahun itu keluar sebagai kampiun setelah menumbangkan perlawanan sengit dari Park Gahyeon di babak final pada Kamis malam waktu setempat dengan skor akhir 12-10, 9-11, 11-9, dan 11-2.
Bagi Li Yu-Jhun, kemenangan ini menjadi momen penebusan dosa yang manis. Terakhir kali ia berhasil menembus babak final WTT terjadi dua tahun lalu di ajang WTT Feeder Otocec 2024, di mana saat itu ia harus puas keluar sebagai runner-up di Slovenia.
Langkah Li Yu-Jhun untuk mengangkat trofi di Istanbul pekan ini sama sekali tidak berjalan mudah. Ia dipaksa bermain hingga game penentu (full distance) sejak babak 32 besar, dan situasi serupa kembali terulang di babak 16 besar.
Beruntung, pengalaman dan ketenangannya membuat Li mampu bertahan melewati badai di awal turnamen. Grafik permainannya justru meningkat drastis sejak memasuki babak perempat final.
Sempat tertinggal di awal laga melawan pemain kualifikasi Taneesha Kotecha, Li mampu membalikkan keadaan secara impresif dengan skor 7-11, 11-4, 11-5, dan 11-2.
Kegemilangan Li berlanjut di babak semifinal melalui performa tanpa ampun saat menundukkan perlawanan ketat Xiaona Shan (12-10, 11-8, 11-3). Di partai puncak, kematangan mental Li terbukti ampuh meredam ambisi bintang muda yang sedang naik daun, Park Gahyeon, sekaligus mewujudkan mimpinya menjadi juara di level dunia.
Sementara itu dari sektor tunggal putra (Men’s Singles), gelar juara berhasil disabet oleh mantan petenis meja top dunia, Maharu Yoshimura. Ini merupakan trofi kemenangan perdana bagi Yoshimura sejak terakhir kali merajai WTT Feeder Havirov 2024.
Yoshimura, yang sempat menduduki peringkat ke-15 dunia pada masa kejayaannya, menunjukkan kelas yang berbeda dibanding para pesaingnya di Istanbul sepanjang pekan ini.
Ia menuntaskan laga final dengan gaya yang berkelas, menyapu bersih tiga game langsung tanpa balas melawan Andrej Gacina (11-9, 11-9, 11-2) untuk menandai kembalinya sang juara ke podium tertinggi.
Tren performa Maharu Yoshimura kini dinilai bergerak ke arah yang sangat positif. Keberhasilan di Istanbul ini menjadi bukti nyata dari keseriusan agenda comeback pemain asal Jepang tersebut.
Sebelumnya, atlet berusia 32 tahun itu juga sempat mencuri perhatian komunitas tenis meja global berkat keberhasilannya menembus babak final tunggal putra di ajang bergengsi WTT Contender Taiyuan 2026. Kini, Yoshimura siap kembali mengguncang persaingan papan atas dunia.***
Sumber: WTT
