Kalahkan Unggulan Pertama, Duet Spanyol Xiao/Robles Sabet Gelar WTT Series Ketiga

Maria Xiao & Alvaro Robles juara Mixed Doubles WTT Contender Tunis 2026 usai bekuk unggulan 1. Maria Xiao & Alvaro Robles juara Mixed Doubles WTT Contender Tunis 2026 usai bekuk unggulan 1.

TENISMEJA.NET – Pasangan ganda campuran asal Spanyol, Maria Xiao dan Alvaro Robles, sukses mengamankan gelar juara WTT Series ketiga mereka sebagai pasangan setelah memenangi laga final dramatis di WTT Contender Tunis 2026, Minggu (29/3).

Xiao/Robles berhasil menumbangkan unggulan pertama turnamen asal India, Manush Shah dan Diya Chitale, melalui pertarungan empat gim yang ketat dengan skor akhir 11-9, 11-13, 12-10, dan 11-5.

Kemenangan ini menjadi pelepas dahaga bagi Xiao/Robles yang terakhir kali mencicipi gelar juara pada WTT Contender Muscat 2025. Gelar pertama mereka diraih pada WTT Contender Lima 2023 silam.

Laga final di Tunis berlangsung sengit sejak awal. Setelah berbagi angka di dua gim pertama, Xiao/Robles menunjukkan mental baja di gim ketiga dengan memenangi poin kritis. Momentum tersebut membawa mereka tampil dominan di gim keempat untuk menyegel gelar juara.

Beberapa saat sebelum mengangkat trofi ganda campuran, Maria Xiao sempat mengalami kekecewaan besar di sektor tunggal putri. Sebagai unggulan kedua, ia harus menelan kekalahan mengejutkan di semifinal dari pemain berusia 22 tahun, Elizabet Abraamian, dalam drama lima gim (7-11, 11-9, 11-3, 6-11, 11-7).

Abraamian akan menantang unggulan pertama, Joo Cheonhui, di partai final. Joo tampil sangat impresif sepanjang turnamen dan hanya kehilangan satu gim dalam perjalanannya menuju final setelah mengalahkan Margaryta Pesotska di semifinal.

Sektor tunggal putra akan menyajikan “Final Ideal” antara dua unggulan teratas:

  • Flavien Coton (Unggulan 1): Pemain berbakat berusia 17 tahun ini melaju ke final di debut WTT Contender-nya usai mengalahkan Maharu Yoshimura (11-6, 12-10, 11-9).
  • Hiroto Shinozuka (Unggulan 2): Pemain peringkat 35 dunia ini lolos ke final WTT Series pertamanya setelah bertahan dari kebangkitan Joao Geraldo dalam laga sengit lima gim (11-8, 11-9, 10-12, 4-11, 11-6).

Final tunggal putra dan putri dijadwalkan berlangsung pada sesi berikutnya, di mana mata dunia akan tertuju pada pembuktian konsistensi Joo Cheonhui serta ambisi besar bintang muda Flavien Coton.***

Source: worldtabletennis.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *