TENISMEJA.NET – Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) resmi memulai tahapan seleksi atlet untuk menyongsong Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028. Seleksi ini berlangsung selama tiga hari, mulai Sabtu (25/4/2026) hingga Senin (27/4/2026), bertempat di Sekretariat Klub Nusantara.
Langkah ini merupakan komitmen PTMSI TTS dalam menjaring talenta muda berbakat yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional.
Ketua Panitia Seleksi, Fredriech Tefa, menjelaskan bahwa seleksi ini dibuka untuk umum dengan batasan usia maksimal 21 tahun pada Desember 2026. Sebanyak 20 atlet yang terdiri dari 16 putra dan 4 putri dari 6 klub berbeda turut ambil bagian dalam ajang ini.
“Total ada 20 atlet tenis meja yang ikut seleksi tingkat kabupaten ini. Mereka akan saling bertanding untuk mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya,” ujar Fredriech kepada wartawan.
Seleksi kali ini menerapkan sistem perengkingan yang ketat guna memastikan atlet yang terpilih benar-benar berdasarkan kualitas permainan. Dari total peserta yang ada, panitia hanya akan mengambil kuota terbatas untuk dikirim ke tingkat provinsi:
– Kategori Putra: Diambil peringkat 1 hingga 8.
– Kategori Putri: Diambil peringkat 1 dan 2.
“Para atlet akan saling bertarung mengumpulkan poin. Hasil akhir perengkingan inilah yang akan menentukan siapa yang berhak mengikuti seleksi lanjutan di tingkat Provinsi NTT,” terangnya.
Ketua PTMSI Kabupaten TTS, Sefrit Nau, menegaskan bahwa target utama dari kegiatan ini adalah meloloskan minimal satu atlet asal TTS untuk mewakili Provinsi NTT pada PON XXII 2028 mendatang.
Pihaknya memastikan akan memberikan dukungan penuh bagi para atlet, baik dalam proses seleksi di tingkat kabupaten maupun saat berjuang di tingkat provinsi nanti.
“Target kita minimal ada satu atlet tenis meja asal Kabupaten TTS yang bisa mewakili provinsi NTT. Kami siap memberikan dukungan penuh agar atlet terbaik kita bisa bersaing secara maksimal,” pungkas Sefrit.***
Sumber: suaratts.com
