Capaian Bersejarah, Lin Shidong Tembus 100 Minggu di Jajaran Top 10 Dunia

Lin Shidong Lin Shidong. (Dok. WTT)

TENISMEJA.NET – Pekan ke-18 dalam kalender ITTF Table Tennis World Rankings menjadi momen spesial bagi bintang muda asal China, Lin Shidong. Pemain berusia 21 tahun ini baru saja mencatatkan tonggak sejarah penting dalam kariernya dengan berhasil bertahan selama 100 minggu di jajaran Top 10 dunia.

Perjalanan Lin menuju elit dunia penuh dengan drama dan kebangkitan yang luar biasa, menjadikannya salah satu pemain paling mematikan di sirkuit WTT.

Nama Lin Shidong mulai benar-benar mengguncang dunia pada September 2024. Setelah sempat naik-turun di peringkat 10 besar sejak Oktober 2023, ia mengamuk dengan memenangkan tiga gelar WTT Series berturut-turut: WTT Contender Almaty, WTT Champions Macao, dan puncaknya di China Smash 2024.

Salah satu kemenangan paling ikonik dalam kariernya adalah saat menumbangkan legenda Ma Long di final China Smash. Meski sempat tertinggal 1-3, Lin menunjukkan mental baja dengan membalikkan keadaan secara heroik di gim penentu, sekaligus melesat dari peringkat 12 ke posisi 2 dunia hanya dalam waktu lima minggu.

Lin Shidong mencapai puncak kariernya saat menjuarai Singapore Smash 2025. Di turnamen tersebut, ia melakukan triple sweep yang fenomenal dengan menjuarai nomor Tunggal Putra, Ganda Putra, dan Ganda Campuran.

Berkat kemenangan tersebut, ia naik ke peringkat 1 Dunia dan berhasil mempertahankan posisi takhta tersebut selama 31 minggu. Dengan total delapan gelar senior WTT di nomor Tunggal Putra, Lin membuktikan diri sebagai suksesor kuat di tim nasional China.

Namun, roda berputar bagi sang bintang muda. Sejak kemenangan besarnya di Singapura setahun lalu, Lin Shidong belum lagi berhasil mengangkat trofi WTT. Saat ini, posisinya merosot ke peringkat 6 Dunia.

Di sepanjang tahun 2026, penampilan Lin terbilang minim di nomor tunggal. Pencapaian terbaiknya sejauh ini adalah mencapai semifinal di WTT Champions Doha 2026. Di saat yang sama, rival-rivalnya seperti Lin Yun-Ju dan Felix Lebrun terus menanjak setelah memenangkan beberapa ajang WTT Champions.

Kini, saat musim WTT memasuki fase krusial, Lin Shidong diharapkan mampu menemukan kembali performa terbaiknya. Dengan lima agenda turnamen yang akan berlangsung sebelum United States Smash 2026 pada bulan Juni mendatang, ini adalah waktu yang tepat bagi Lin untuk membuktikan bahwa ia masih layak menyandang predikat yang terbaik di dunia.

Dukungan para penggemar tenis meja dunia kini tertuju pada Lin Shidong. Mampukah sang pemilik rekor 100 minggu Top 10 ini kembali ke puncak performanya?***

Sumber: worldtabletennis.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *