TENISMEJA.NET – Bulan Juni dipastikan menjadi periode krusial dalam kalender WTT Series 2026. Tiga ajang besar dijadwalkan sebagai pemanasan menuju turnamen prestisius United States Smash 2026. Sebagai pembuka, WTT Contender Skopje 2026 akan menjadi panggung bagi para pemain penghuni Top 50 dunia untuk berebut poin demi mengamankan tiket ke WTT Finals Hong Kong di akhir musim.
Pada sektor Tunggal Putri, bintang Jepang Satsuki Odo menjadi favorit utama. Pemain nomor 12 dunia ini tengah dalam performa puncak setelah menjuarai WTT Contender Taiyuan (April) dan WTT Star Contender Chennai (Februari). Odo juga mencatatkan hasil impresif di WTT Champions Chongqing dengan menumbangkan nama besar seperti Wang Manyu.
Namun, langkah Odo tidak akan mudah. Ia harus menghadapi rekan senegaranya, Honoka Hashimoto (Peringkat 15 Dunia), yang baru saja membawa tim Jepang ke final Kejuaraan Dunia Beregu di London. Selain itu, Joo Cheonhui dan Adriana Diaz diprediksi akan memberikan perlawanan sengit demi memburu gelar senior WTT pertama mereka.
Di sektor Tunggal Putra, Darko Jorgic yang kini menempati peringkat 14 dunia bertekad mengulang kesuksesannya saat menjuarai WTT Contender Lima 2024. Mantan pemain nomor 6 dunia ini datang dengan modal positif setelah mencapai semifinal di Muscat beberapa waktu lalu.
Jorgic harus mewaspadai dua bintang Prancis dari generasi berbeda: pemain veteran Simon Gauzy dan talenta muda berbakat berusia 18 tahun, Flavien Coton. Coton baru saja membuktikan tajinya dengan menjuarai WTT Contender Tunis 2026, menjadikannya salah satu pemain paling diwaspadai di Skopje.
Sektor Ganda juga menjanjikan tontonan menarik:
– Ganda Putra: Pasangan Prancis Coton/Gauzy akan menantang unggulan pertama asal Korea Selatan, Lim Jonghoon dan Oh Junsung.
– Ganda Putri: Jepang menurunkan dua pasangan kuat, Odo/Yokoi serta duo pertahanan tangguh Sato/Shibata, bersaing dengan wakil Hong Kong Ng Wing Lam/Doo Hoi Kem.
– Ganda Campuran: Pasangan peringkat 8 dunia, Alvaro Robles dan Maria Xiao, menjadi unggulan utama di kategori ini.
Turnamen di Skopje ini bukan sekadar mengejar trofi, melainkan ujian konsistensi sebelum para pemain terbang ke Amerika Serikat untuk ajang Grand Smash yang lebih besar.***
Sumber: WTT
