TENISMEJA.NET – Dengan dirilisnya peringkat dunia ITTF Table Tennis pekan ke-13, Sun Yingsha kini secara resmi mencatatkan 200 pekan total sebagai pemain nomor 1 dunia. Pencapaian ini menjadi bukti dominasi luar biasa pemain asal China tersebut selama empat tahun terakhir.
Sun pertama kali naik ke puncak peringkat dunia pada Februari 2022. Awalnya ia menghabiskan tujuh pekan di posisi teratas sebelum sempat turun ke peringkat 2 untuk sementara waktu. Namun, tak lama kemudian ia merebut kembali posisi puncak pada Juli 2022, dan sejak itu ia tidak pernah tergeser.
Rekam jejak Sun Yingsha berbicara sendiri. Ia telah mengoleksi:
- 5 gelar tunggal WTT Grand Smash
-
7 gelar WTT Champions
-
3 kali juara WTT Finals akhir musim
Prestasi ini menjadikannya kekuatan dominan dalam tenis meja dunia selama empat tahun terakhir, membangun warisan yang mungkin tak akan pernah terulang di era WTT.
Dengan jumlah poin yang lebih dari dua kali lipat yang dimiliki Chen Xingtong di peringkat 3, saat ini hanya ada satu pemain yang secara realistis berpeluang menjembatani jarak dengan Sun, yaitu Wang Manyu.
Wang saat ini tertinggal 1.977 poin dari Sun di klasemen. Meski selisihnya cukup besar, Wang memiliki modal penting. Seperti yang terlihat di China Smash 2025 dan WTT Finals Hong Kong 2025, ia memiliki kemampuan untuk mengungguli Sun di turnamen dengan poin ranking tinggi.
Sun mungkin mengalami awal yang kurang mulus di WTT Champions Chongqing 2026 yang baru saja berlangsung, tetapi Wang tersingkir dua putaran lebih awal. Ini adalah peluang yang terlewat bagi pemain peringkat 2 dunia tersebut—sesuatu yang perlu ia manfaatkan lebih sering jika ingin memangkas keunggulan Sun.
Wang Manyu telah memenangkan beberapa gelar terbesar dalam olahraga ini, namun status nomor 1 dunia masih menjadi target yang belum tercapai. Akankah hal itu berubah di 2026? Potensi itu ada, tetapi diperlukan sesuatu yang luar biasa untuk menjatuhkan Sun Yingsha dari takhtanya.***
Source: worldtabletennis.com
