Kejutan Besar! Chen Yuanyu Tumbangkan Hugo Calderano di Singapore Smash 2026

Chen Yuanyu singkirkan Hugo Calderano di 16 besar Singapore Smash 2026, peta juara Tunggal Putra makin terbuka. Chen Yuanyu singkirkan Hugo Calderano di 16 besar Singapore Smash 2026, peta juara Tunggal Putra makin terbuka.

TENISMEJA.NET – Perburuan gelar Tunggal Putra di Singapore Smash 2026 Presented by Resorts World Sentosa semakin terbuka setelah kejutan besar terjadi di babak 16 besar. Chen Yuanyu menyingkirkan unggulan kedua, Hugo Calderano, dengan skor 6-11, 11-9, 12-10, 11-9 di The Kallang.

Calderano datang ke Singapura sebagai salah satu favorit juara. Pemain berjuluk “Thrill from Brazil” itu tampil meyakinkan sejak awal turnamen dengan menumbangkan Ricardo Walther dan Wong Chun Ting untuk melaju ke babak 16 besar.

Pada gim pertama laga Jumat tersebut, semuanya tampak berjalan sesuai rencana bagi Calderano. Ia mengontrol tempo permainan dan mengamankan gim pembuka dengan selisih lima poin yang nyaman.

Namun momentum berubah cepat. Chen Yuanyu meningkatkan intensitas permainan di gim kedua. Ia mampu mengimbangi reli-reli eksplosif dan memaksa Calderano bermain lebih hati-hati. Hasilnya, Chen merebut gim kedua dan menghidupkan kembali asa.

Gim ketiga menjadi titik balik pertandingan. Chen menunjukkan mental baja dengan menggagalkan dua game point Calderano pada kedudukan 8-10 dan 9-10. Ia kemudian membalikkan keadaan untuk menang 12-10, membuat tekanan beralih sepenuhnya ke kubu unggulan kedua.

Chen Yuanyu
Chen Yuanyu

Arus pertandingan pun sepenuhnya berubah. Chen tampil semakin percaya diri dan agresif, sementara Calderano mulai kehilangan ritme terbaiknya. Setiap reli krusial berhasil dimenangkan oleh Chen yang tampil tanpa beban sebagai underdog.

Pada gim keempat, tensi tetap tinggi. Calderano berusaha bangkit, tetapi Chen tampil lebih efektif di poin-poin penting. Ia akhirnya memastikan kemenangan 11-9 dan menggemparkan arena The Kallang dengan salah satu kejutan terbesar turnamen sejauh ini.

“Saya rasa ini pertandingan yang sangat ketat. Tiga gim terakhir benar-benar berlangsung hingga poin-poin akhir, dan saya hanya berhasil memenangkan poin-poin krusial. Saya memasuki pertandingan ini sebagai underdog dan siap memberikan segalanya,” ujar Chen Yuanyu seusai laga.

Kemenangan ini melanjutkan pekan gemilang Chen, setelah sebelumnya ia menaklukkan Darko Jorgic dan Milosz Redzimski. Penampilannya kini menjadikannya salah satu kuda hitam paling berbahaya di Singapore Smash 2026.

Sementara itu, harapan Hugo Calderano untuk meraih gelar perdana WTT Grand Smash kembali tertunda. Dengan tersingkirnya unggulan kedua, peta persaingan Tunggal Putra pun semakin terbuka dan penuh kejutan.***

Source: worldtabletennis.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *