Kirill Skachkov Kejutan di Kualifikasi WTT Contender Tunis 2026, Lolos ke Main Draw usai 4 Tahun Absen

Kirill Skachkov (38) lolos ke main draw WTT Contender Tunis setelah 4 tahun. Gabrielius Camara (peringkat 436) kalahkan unggulan 5. Kirill Skachkov (38) lolos ke main draw WTT Contender Tunis setelah 4 tahun. Gabrielius Camara (peringkat 436) kalahkan unggulan 5.

TENISMEJA.NET – Kirill Skachkov mencuri perhatian di babak kualifikasi WTT Contender Tunis 2026. Pemain berusia 38 tahun yang tidak memiliki peringkat ini berjuang melewati empat pertandingan kualifikasi untuk lolos ke Main Draw turnamen WTT Series untuk pertama kalinya dalam lebih dari empat tahun.

Skachkov harus bekerja keras untuk lolos ke Main Draw setelah kalah di pertandingan pertamanya dari unggulan ke-11 Yang Wang (11-9, 11-13, 11-4, 4-11, 11-6). Namun ia segera bangkit dengan mengalahkan unggulan ke-12, Ibrahim Gunduz (11-8, 11-7, 10-12, 12-10), di mana ia menyelamatkan dua Game Points untuk menghindari babak penentuan.

Pertandingan terakhirnya di Grup 11 ia menangkan langsung atas sesama Wildcard Aboubaker Bourrass, sebelum kembali dari ketertinggalan 2-1 untuk mengalahkan unggulan ke-14 Hugo Deschamps di babak eliminasi kualifikasi (8-11, 11-8, 13-11, 11-9, 11-7).

Kirill akan bermain melawan pemain peringkat 71 dunia Joao Geraldo di babak 32 besar, sementara Deschamps lolos sebagai lucky loser.

Pahlawan tak terduga lainnya di babak kualifikasi tunggal putra adalah Gabrielius Camara. Pemain peringkat 436 dunia ini mengalahkan unggulan ke-5 Nandan Naresh langsung tiga game dalam perjalanannya ke babak 32 besar. Pemuda Belanda berusia 20 tahun ini membuat penampilan pertamanya di WTT Series, dan sebelum hari ini, hasil senior terbaiknya adalah tempat di babak 64 besar WTT Feeder Dusseldorf 2026.

Kejutan tidak berhenti di situ. Unggulan pertama kualifikasi tunggal putra, Akash Pal, sempat unggul 2-0 atas pemain peringkat 304 dunia Adrea Puppo tetapi akhirnya kalah di pertandingan terakhir Grup 1. Mantan pemain Top 100 Esteban Dorr, unggulan ke-3 kualifikasi, kalah 3-1 dari Albert Vilardell, pemain dengan peringkat lebih dari 140 posisi di bawahnya.

Di sektor tunggal putri, Yuka Kaneyoshi terus menunjukkan performa luar biasa. Unggulan pertama ini melaju mulus melewati tiga pertandingan kualifikasi tanpa kehilangan satu game pun.

Kaneyoshi telah mengguncang WTT Feeder Series dalam beberapa pekan terakhir, meraih dua gelar tunggal bulan ini. Pemain Jepang berusia 19 tahun ini melesat di peringkat dunia ITTF, dari peringkat 223 dunia pada 3 Maret hingga saat ini berada di peringkat tertinggi kariernya yaitu peringkat 72 dunia.

Namun, unggulan kedua di tunggal putri tidak mampu meniru performa Kaneyoshi. Paulina Vega kalah dari pemain peringkat 255 dunia Maria Panfilova. Panfilova yang berusia 20 tahun ini lolos ke Main Draw turnamen WTT Series untuk pertama kalinya di WTT Contender Muscat 2026 dan perlu mengalahkan Wildcard Yousra Helmy untuk mencatatkan hasil terbaik di level ini.***

Source: worldtabletennis.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *